Hidayah Cintaku Cintamu dan cinta Kita

Posts tagged ‘ciri – ciri ayam kampung’

JENIS – JENIS AYAM KAMPUNG


Jenis ayam

Jenis ayam kampong sebenarnya sangat banyak, hanya saja selama ini yang dikenal masyarakat hanyalah sebagian kecil saja. Misalnya ayam ras (petelur/pedaging).  Padahal selain itu, masih sangat banyak yang lainnya dengan berbagai ciri atau karakteristik pada masing-masing ayam.

Dan beberapa jenis ayam kampung tersebut ialah :

  1. RAS. Ayam ini adalah jenis ayam yang banyak dipelihara untuk dikonsumsi baik telur maupun dagingnya. Misalnya ayam ras Harco. Biasa disebut dengan ayam pedaging atau juga petelur.
  2. CAMANI. Ayam yang warna  baigian tubuhnya serba hitam, sampai pada warna darah dan tulangnya juga hitam. Misalnya ayam Kedu Cemani.
  3. BANGKOK. Dikenal juga dengan ayan siyam. Ciri yang khas dari ayam ini ialah sisik kakinya yang tersusun rapi dan rata. Ayam ini dipelihara untuk mendapatkan ayam aduan yang unggul dan baik.
  4. KEDU. Ayam ini berasal dari daerah Kedu, Magelang. Sebagai ayam pedaging dan petelur yang produktif.
  5. KATE. Dipalai untuk menyebut ayam kecil berkaki pendek, jengger dan pialnya besar, warnanya merah serta berperilaku lincah. Warna bulunya variasi hitam, putih dan merah keemasan. Ayam jenis ini sangat indah dan menarik.
  6. PELUNG. Ayam penyanyi berasal dari daerah Cianjur, Jawa Barat. Bentuk fisiknya besar dan leher panjang. Bila berkokok suaranya keras melengking panjang dengan akhir suara bernada menurun.
  7. KAPAS. Dipergunakan untuk menamai ayam yang bulu-bulunya halus dan putih bersih seperti kapas. Tetapi sekarang ini sudah bervariasi warnanya karena adanya persilangan.
  8. BLOROIK. Ayam kampung yang warna bulunya lurik-lurik hitam dan putih. Mungkin merupaakan hasil persilangan ayam berbulu putih dan ayam berbulu hitam.
  9. BLIRIK. Ayam kampung yang warnanya seperti gambaran lurik/blorok tapi berukuran kecil-kecil.
  10. BALI. Sejenis ayam lokal dari Bali, depergunakan sebagai ayam aduan atau sabungan. Di Jawa Tengah ayam jenis ini ciri-cirinya adalah yang leher dan kepalanya gundul bulu badan lainnya tumbuh subur dan sempurna.
  11. WALIK. Dipakai untuk menyebut ayam kampung yang bulunya terbalik. Warna bulunya beragam, ada yang coklat kemerahan, coklat kekuningan, putih, hitam dan bintik-bintik hitam putih coklat.
  12. WARENG. Bentuk tubuhnya kecil. Perilakunya lincah, penakut dan sukar ditangkap. Ayam ini diduga keturunan persilangan antara ayam kate dan ayam biasa.
  13. SUMATRA. Berasal dari daerah Sumatra Barat. Ada juga yang menyebut ayam Padang. Ayam jantannya pandai berlaga, sedangkan ayam betinanya bisa bertelur sampai 150 butir per tahun.
  14. TUKUNG. Dipergunakan untuk menyebut jenis ayam kampung yang tidak memiliki pangkal ekor atau brutu. Sehingga tidak berekor.
  15. JIMPE. Ayam kampung yang jarinya Lima buah yakni jari ke empat jumlanya dua buah. Perilakunya lincah. Kepala lonjong kecil, warna jengger dan cuping telinga merah, kaki bersisik rata dan halus.
  16. CIPARAGE. Sejenis ayam yang berasal dari Ciparage daerah Karawang. Sebagai ayam aduan yang tangguh. Konon berasal dari salah satu hewan piaraan Adipati Kerawang yang lepas dan masuk ke perkampungan, menjadi bercampur dengan ayam kampung biasa.
  17. BANTEN. Sejenis ayam lokal dari Banten Jawa Barat sebagai ayam aduan untuk jantannya.
  18. CEMARA. Dipakai untuk menyebut jenis ayam yang bentuk bulunya seperti daun cemara. Ayam cemara ini biasa juga disebut ayam Rejekwesi.
  19. HITAM KUMBANG. Ayam kampung yang warna bulunya hitam tetapi masih mengandung warna lain gelap kehijau-hijauan.

Selain dari ke-19 jenis ayam diatas masih terlampau banyak lagi jenis-jenis ayam  lainnya. Namun dengan tulisan dan keterangan diatas diharapkan bisa bermanfaat bagi para petani, peternak, anggota klompecapir dan warga masyarakat pembaca Blog Hidayah cinta pada umunya. Dan bisa menjadi sumber inspirasi kita bersama.

Sumber: Majalah Desa Kita No.40/Th.VIII/DK-Juli 1994

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 776 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: