Hidayah Cintaku Cintamu dan cinta Kita

Ekopolis sebuah gambaran sebuah Kota Besar tahun 2050 dengan populasi 18 juta orang dan tahap pencemaran yang sangat tinggi. Seperti tgerlukis dalam film-film animasi.

Akibat Pencemaran,tumbuhan – tumbuhan, hutan- hutan di gantikan dengan hutan batu sehingga penduduk harus membayar untuk mendapatkan udara bersih. Kepadatan penduduk yang tinggi meningkatkan kadar permintaan keperluan utama sehingga menyebabkan   harga barang keperluan sehari-hari seperti makanan, air dan tenaga melonjak naik. Semua kawasan hijau telah di buka dan didirikan gedung-gedung pencakar langit. Sehingga terkesan bahwa sayur -sayuran hanya bisa didapat dari kawasan pedalaman yang memerlukan ongkos atau biaya penghantaran tinggi dan secara tidak langsung meningkatkan paras  karbondioksida  akibat penggunaan bahan bakar kendaraan.Berdasarkan Moduk Kota Ekopolis, Dr. daniel Kammen mengkaji teknologi terkini yang bisa diaplikasikan untuk menciptakan kondisi lingkungan selamat sebuah kota besar yang mampu menghasilkan makanan dan air mencukupi, mempunyai sumber tenaga bersih yang bisa digunakan, mengurangkan ketergantungan terhadap minyak untuk pengangkutan, mencari penemuan atau kaedah baru terhadap hasil buangan dan meningkatkan keupayaan tenaga untuk pembinaan kota.

MAKANAN

  • Masalah : Semakin jauh jarak penghantaran makanan, semakin banyak air digunakan dan semakin tinggi kadar pembebasan  gas metana dari produk daging, susu-susuan, bermaksud semakin tinggi pelepasan gas karbondioksida dari kendaraan. Empat kaedah dilihat mempunyai potensi dalam mengatasi masalah krisis makanan dan minuman di kota besar yaitu Pertanian kota, Pengumpulan Metana dari hasil buangan Lembu/Sapi/kerbau untuk menghasilkan Biogas, Penyejukan makanan menggunakan tenaga Bunyi dan daur ulang air limbah.
  • Potensi Penyelesaian : Mengurangkan keperluan untuk mengimpor makanan dari luar dengan menanam buah-buahan danh sayur-sayuran diatas bangunan seadanya/ sendiri-sendiri. Sistem aeponik/ Hidroponik contohnya direka agar tumbuhan dapat tumbuh tanpa tanah dan hanya memerlukan 10% air yang biasa digunakan dalam pertanian.

ISTANA SAMPAH

  • Masalah : Menjelang 2050, onggokan sampah semakin bertambah dua kali lipat dibanding hari ini dan lebih dari 100.000 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, separuh daripadanya adalah sampah organik yang bisa digunakan untuk menghasilkan BIOCHAR. Kaedah lain yang dilihat berpotensi dalam mengurangi karbon dioksida dan mengatasi masalah oonggokan sampah ialah Pelupusan teknologi Plasma Gas dan pemuklihan haba dari pada kumbahan dengan penggunaan penukaran haba.
  • Potensi Penyelesaian : Mencontoh gaya hidup asli Amazon yang membakar bahan buangan organik dalam lingkungan rendah oksigen untuk menghasilkan terra petra. Biochar menghasilkan gas kaya tenaga sebagai hasil akhir yang mampu menghasilkan tenaga elektrik bisa diperbaharui.

PENGANGKUTAN

  • Masalah : Apabila kota semakin maju, penduduknya mampu memiliki kendaraan sendiri. Akibatnya meningkatlah jumlah kendaraan darat dan udara yang tentunya menyumbang kepada peningkatan gas karbon dioksida. Empat teknologi yang bisa dibangunkan yaitu Penghasilan minyak dari alga (biofuel), Mobil dengan bahan bakar Hidrogen, Pesawat udara dengan sayap bersepadu dan Jeepney elektrik.
  • Potensi Penyelesaian : Memanfaatkan kendaraan umum menggunakan tenaga motor elektrik dari sumber tenaga elektrik yang bisa diperbaharui. Penggunaan transportasi elektrik yang mamapu mengurangi bahan bakar diesel tercemar merupakan salah satu cara bijak yang bisa diaplikasikan. Jeepney yaitu jip jip lama yang pernah digunakan tentara Amerika Serikat ketika perang dunia ke dua. beroperasi dengan diesel tercemar dan bisa dihidupkan dengan motor elektrik bertenaga kuda. Struktur asal jeepney diganti dengan serat fiber dan besi alternatif ringan untuk mengurangi jisim dan keupayaan. Selain itu penghasilan elekrtrik dari angin, tenaga matahari, biojisim dan metana dari bahan buangan reput ditapak pelupusan, untuk menghasilkan sumber elektrik yang bisa diperbaharui.

REKAYASA TENAGA

  • Masalah : 2050, Pakar menjangkakan akan berlaku pertambahan penggunaan tenaga sebanyak tiga kali lipat akibat pembakaran bahan bakar fosil. bahan Bakar fosil yang digunakan sebagai sumber tenaga telah menambah kandungan karbon dioksida sebanyak lima kali lipat.
  • Potensi Penyelesaian : Mengurangi pancaran karbondioksida yaitu beralih kepda tenaga nuklir, kincir angin, tenaga matahari dan penyimpanan karbon. Penggunaan disk penumpu tenaga matahari yang menggunakan cermin cembung yang besar untuk menfokuskan tenaga matahari kedalam sel tenaga matahari yang kecil dikatakan lebih efisien karena mamapu mengurangi pancaran karbondioksida sampai 88%.

Itulah beberapa alternatif yang bisa diaplikasikan menyambut tahun 2050 mendatang……

*dikutip dari majalah ASTROVIEW edisi Juni 2012, kutipan asli berbahasa Malaysia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 776 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: